Berkenalan dengan DRONE, wahana mapping ter-beken saat ini

Posted By: Administrator . Di: News & info Views: 67

Kali ini kami akan mengulas peranan drone dalam melakukan aktivitas mapping di dunia survey

Berkenalan dengan DRONE, wahana mapping ter-beken saat ini….

Dalam melakukan proses mapping/survey khususnya bagi kawan-kawan yang berprofesi sebagai “surveyor” mungkin tidak asing dengan alat-alat yang bernama, Theodolite, Total station, Gps, Waterpass, seiring dengan berkembangnya teknologi metode pelaksanaan mappingpun dapat dilakukan dengan menggunakan pesawat tanpa awak atau yang lebih kita kenal sebagai “Drone”.

Bicara mengenai teknologi drone, dari masa-kemasa selalu mengalami perkembangan, mulai dari penambahan fitur, sensor, sampai kepada bentuk dari drone itu sendiri, sedikit saya ulas jenis-jenis drone yang sudah berkembang pada saat ini.

  1. Rotary Wing Drone adalah drone yang menggunakan baling – baling (Propellers) nya untuk terbang, drone jenis ini biasa dikenal dengan nama Multicopter

    drone copter.png

  2. Fixed Wing adalah drone yang menggunakan sayap untuk terbang, drone jenis Fixed Wing ini sendiri memiliki beberapa bentuk dan ukuran, bergantung pada kegunaannya masing masing.

 

Lantas apa sih keunggulan mapping menggunakan drone sendiri?? Sehingga banyak diminati saat ini.

Untuk kelebihannya sendiri saya akan rangkum pada point poin dibawah

  1. Efesiensi waktu : Mapping menggunakan drone lebih efesiensi waktu, bayangkan saja jenis drone seperti DJI phantom 4 pro misalnya, dapat melakukan pengambilan data area sampai seluas 20 hektar dalam 1 kali terbang, estimasi pengambilan datanya sendiri (berupa foto yg nanti akan diproses) hanya membutuhkan beberapa menit saja.
  2. Efesiensi tenaga : untuk melakukan pengukuran menggunakan metode teristris ( dengan wahana totas satation/theodolite) membutuhkan setidaknya 3 personil/oprator, sedangkan untuk drone hanya membutuhkan 1 orang operator.
  3. Harga hardware yang ekonomis : Bicara mengenai harga itu sebenarnya relative, jika dibandingkan dengan harga total station, drone memang lebih ekonomis, untuk type DJI PHANTOM 4 PRO misalnya, ada di range 30 jutaan untuk harga barunya, untuk performanya dalam pengaplikasian mapping sendiri cukup powerfull jika melakukan pengukuran pada luasan are 100-200 hektar.

Untuk outputnya sendiri, apa saja yang dapat kita hasilkan dalam pengukuran menggunakan drone???

Hasil pemrosesan fotonya sendiri dapat berupa :

  1. Peta orthomozaik
  2. Topografi
  3. DEM (Digital Elevation Model)

Contoh layout peta ortho hasil pengambilan data drone :

Jadi kesimpulannya wahana drone untuk mapping sangat digemari saat ini dikarnakan efesiensi waktu dilapangan dan hasil yang maksimal (dengan memperhatikan parameter-parameter tertentu) oleh karna itu banyak para surveyor yang sudah menggunakan drone sebagai wahana untuk pelaksanaan mapping

Untuk info pemesanan drone for mapping ( lengkap dengan pelatihan mapping) bisa menghubungki kami di :

Plazagps
Mall WTC Matahari Serpong Lt.2 Blok S.20 Tangerang Selatan
Tlp : 021-53153871
Whatsapp : 081298737575
Web : www.plazagps.com

Share Arikel :